√ Pengertian Lengkap Tentang Manajemen: Unsur, Fungsi dan Tujuan Manajemen dalam Organisasi

Pengertian manajemen


Apa yang dimaksud dengan manajemen? Sebelum masuk pada pembahasan, untuk memahami pengertian manajemen salah satu langkah awal yang wajib diperhatikan bagi setiap orang sebelum memulai kegiatan manajemen itu sendiri ialah memahami arti manajemen, unsur, fungsi dan tujuan dari manajemen tersebut.

Pada artikel ini akan dibahas secara ringkas lengkap tentang hal-hal yang berhubungan dengan pengertian manajemen secara umum, pengertian manajemen menurut para ahli, unsur-unsur manajemen, fungsi manajemen dan tingkatan manajemen. Terutama manajemen dalam dunia bisnis. Meskipun begitu ada beberapa poin yang dijelaskan dalam artikel ini sebagai berikut:

Definisi manajemen, mulai dari pengertiannya secara umum maupun pengertian menurut para ahli.

  1. Definisi manajemen baik pengertiannya maupun menurut para ahlinya
  2. Fungsi manajemen dalam suatu organisasi.
  3. Unsur dalam manajemen.
  4. Tujuan manajemen dalam suatu organisasi.

Pada umumnya semua jenis organisasi, seperti politik, sosial, dan ekonomi, selalu menggunakan teknik manajemen untuk  dijadikan acuan dalam merencanakan dan mengatur kegiatan mereka. Jadi, jika ingin lebih memahami apa sih manajemen? Wajiib bagi kamu untuk membaca artikel ini sampai akhir,tuntas, dan pahami makna arti manajemen.

Baca juga : Pengertian Administrasi

Pengertian Manajemen Secara Umum

Secara etimologisnya, pengertian manajemen adalah seni dalam mengarahkan dan melaksanakan. Manajemen dapat didefinisikan sebagai sebuah proses pengelolaan atau mengelola sesuatu hal yang berhubungan dengan organisasi.

Secara umumnya, manajemen adalah proses pengorganisasian atau pengelolaan sesuatu yang dilakukan oleh individu atau kelompok orang. Proses manajemen inni meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian atau pengawasan dalam suatu organisasi.

Dalam konteks organisasi, pengertian manajemen adalah suatu proses yang digunakan untuk mengatur apa yang akan dicapai oleh sekelompok orang atau organisasi melalui upaya bersama untuk menggunakan sumber daya yang mereka miliki untuk mencapai tujuan organisasi.

  • Manajemen juga dapat didefinisikan sebagai upaya untuk merencanakan, mengkoordinasikan, mengatur, dan mengendalikan sumber daya untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
  • Efektivitas disini berarti pencapaian tujuan sesuai dengan yang direncanakan, dan efisiensi berarti menyelesaikan pekerjaan dengan benar, teratur dan tepat waktu.

Dalam konteks organisasi atau bisnis, istilah manajemen dapat merujuk pada dua hal;

Manajemen mengacu pada proses, kegiatan dan fungsi yang dilakukan oleh sebuah organisasi untuk mencapai tujuan organisasi.

  • Istilah manajemen juga dapat merujuk pada sekelompok orang yang menjadi manajer atau pengambil keputusan penting dalam suatu organisasi, seperti CEO, pejabat eksekutif, atau manajer umum.
  • Oleh karena itu, setiap kali seseorang atau sekelompok orang bekerja atau melakukan suatu kegiatan untuk mencapai suatu tujuan, mereka akan ikut serta dalam manajemen tersebut.

Baca juga : Pengertian Unsur-Unsur Administrasi

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Pengertian manajemen menurut para ahli dapat kita jadikan sebagai dasar untuk lebih memahami apa itu manajemen. Berikut ini ada beberapa definisi manajemen menurut para ahli:

1. Mary Parker Follet

Menurut pendapat Mary Parker Follet, pengertian manajemen adalah seni menyelesaikan setiap pekerjaan pada bidang tertentu melalui orang lain. Dengan istilah lain, manajer bertanggung jawab untuk mengatur dan membimbing orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.

2. George R. Terry

Menurut pendapat George Robert Terry, pengertian manajemen adalah proses khas yang terdiri dari beberapa tindakan; perencanaan, pengorganisasian, mobilisasi dan pengendalian.

Semua aktivitas ini digunakan untuk menentukan dan mencapai target yang telah ditentukan atau untuk mencapai tujuan melalui penggunaan semua sumber daya termasuk sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.

3. Henry Fayol

Menurut pendapat Henry Fayol, pengertian manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengawasan/pengendalian sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

4. Ricky W. Griffin

Menurut pendapat Ricky W. Griffin, pengertian manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, dan proses pengendalian sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

Efektif disini berarti tujuan dapat tercapai sesuai dengan apa yang telah direncanakan, dan efisiensi berarti tugas dilaksanakan dengan benar, teratur, dan selesai tepat waktu.

3. Lawrence A. Appley

Menurut pendapat Lawrence A. Appley, arti manajemen adalah sebuah keterampilan yang dimiliki oleh seseorang atau suatu organisasi yang dapat membuat orang lain terkesan untuk melakukan sesuatu.

Baca juga : Pengertian Ekspetasi

5. Oey Liang Lee

Menurut pendapat Oey Liang Lee, pengertian manajemen adalah ilmu atau seni merencanakan, mengorganisasikan, menyusun, membimbing dan mengendalikan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

6. Hilman

Menurut pendapat Hilman, pengertian manajemen adalah fungsi untuk mencapai tujuan organisasi melalui perantara kegiatan orang lain dan mengawasi upaya setiap orang yang berkontribusi untuk mencapai tujuan yang sama.

7. Dr. Ahuja

Menurut pendapat Dr. Ahujae, pengertian manajemen adalah pihak-pihak yang memberikan/menyediakan jasa untuk bidang-bidang yang berkaitan dengan manajemen.

8. Renville Siagian

Renville Siagian merilis buku karyanya yang menyebutkan pengertian manajemen adalah sebagai bidang usaha, bergerak di bidang jasa yang dikelola oleh tenaga ahli yang berpengalaman dan terlatih.

9. Bennett N. B. Silalahi

Menurut pendapat Bennett N. B Silalahi, pengertian manajemen adalah ilmu perilaku, yang mencakup aspek sosial yang tepat, bukan tanggung jawab keselamatan dan kesehatan kerja, baik dalam perencanaannya sekalipun.

Baca juga : Pengertian Perencanaan

10. James A.F.Stoner

Menurut pendapat James A. F. Stoner, pengertian manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin dan mengendalikan upaya anggota suatu organisasi dan penggunaan sumber daya yang tersedia dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang ditentukan oleh organisasi sebelumnya.

Fungsi Manajemen Dalam Bisnis

Secara umumnya, fungsi manajemen adalah sebagai elemen yang tertanam dalam elemen dasar manajemen, sebagai acuan bagi manajer (seseorang yang mengelola suatu manajemen) untuk melakukan tugas untuk mencapai tujuan melalui perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, dan pengendalian.

Fungsi manajemen dalam bisnis


Dengan mengacu pada pengertian manajemen di atas, maka manajemen memiliki 5 fungsi utama dalam bisnis, yaitu:

1. Perencanaan (Planning)

Perencanaan adalah suatu hal yang paling penting dalam manajemen bisnis. Manajer yang mengelola manajemen di perusahaan akan merencanakan dan mengevaluasi setiap tindakan yang sudah diambil dan tindakan yang belum dilakukan dalam perusahaan.

Rencana tersebut penting untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Manajer selalu bertindak sebagai orang yang mencari alternatif untuk mencapai tujuan akhir termasuk rencana jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Jika tidak ada perencanaan yang tepat dalam bisnis yang berkembang, itu dapat mencegah bisnis berjalan di jalurnya. Penyimpangan tersebut dapat mengakibatkan kebangkrutan karena melanggar peraturan.

2. Pengorganisasian (Organizing)

Sebenarnya fungsi manajemen bisnis yang kedua adalah mengorganisasikan kegiatan-kegiatan besar menjadi beberapa kegiatan kecil atau rangkaian kegiatan.

Tujuannya untuk memudahkan manajer melakukan pengawasan yang lebih efektif dan mudah dalam menentukan sumber daya yang dibutuhkan untuk setiap kegiatan yang sudah dibagi kepada setiap elemen kegiatan menjadi lebih efisien.

Pengorganisasian bisa lebih mudah dengan menentukan tugas mana yang harus diselesaikan, siapa yang akan menyelesaikannya, dan bagaimana menyelesaikannya. Hal ini bertujuan untuk mencapai tujuan bisnis melalui proses yang lebih terstruktur atau terorganisir.

3. Penempatan (Staffing)

Penempatan hampir sama dengan organizing, tetapi dengan jangkauan penggunaan yang lebih luas. Jika organizing lebih memperhatikan manajemen sumber daya manusia, maka kepegawaian umumnya lebih memperhatikan sumber daya.

Beberapa sumber daya tersebut antara lain: peralatan, perlengkapan, dan inventaris yang ada dalam organisasi tersebut.

Baca juga : Pengertian Manajemen Administrasi

4. Pengarahan (Directing)

Untuk fungsi manajemen yang terakhir dalam bisnis adalah tindakan yang dirancang untuk memungkinkan setiap anggota bisnis atau tim mencapai tujuan dan target sesuai dengan prosedur manajemen yang direncanakan.

Jika ada masalah atau tidak selesai sesuai rencana, pengelola akan memberikan arahan.

Karena banyak peristiwa tak terduga diperhitungkan, tidak semua yang direncanakan dalam bisnis dapat diwujudkan dalam tindakan. Maka disinilah fungsi manajemen mengambil arah agar apa yang dilakukan resource tetap berada pada jalur yang benar.

5. Pengawasan (Controlling)

Dari beberapa rangkaian rencana dan tindakan yang telah dilaksanakan, diperlukan pengawasan atau pengendalian. Dalam hal ini, fungsi manajemen perusahaan adalah mengevaluasi secara menyeluruh kinerja sumber daya perusahaan.

Manajer akan secara aktif mengawasi sumber daya yang telah diatur sebelumnya dan memastikan bahwa mereka berjalan sesuai rencana. Setiap kesalahan atau penyimpangan dalam pelaksanaan tugas dapat diperbaiki sebagai pelajaran untuk rencana tahap selanjutnya.

Pengklasifikasian masing-masing sumber daya juga sangat penting untuk menjadi bahan klasifikasi, agar tidak menyebabkan pengelola mendominasi sendirian. Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang anggotanya dapat bekerja sama sebagai satu tim dan berjalan dalam waktu yang bersamaan.

Hal-hal berikut harus dipenuhi untuk pengawasan:

  • Perutean (routing): Manajer harus menetapkan jalur untuk meminimalkan risiko kesalahan
  • Jadwal (scheduling): Manajer harus memiliki waktu pengawasan rutin, seperti sekali atau dua kali sebulan
  • Keluarkan perintah (dispatching): manajer memiliki sikap mendorong dan memerintah, sehingga setiap sumber daya menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang dialokasikan
  • Tindak lanjut (follow up): Manajer mengevaluasi semua masalah dalam proses pencapaian tujuan dan memberikan solusi untuk meminimalkan terjadinya kesalahan yang sama.

Unsur-Unsur Manajemen

Unsur-unsur manajemen


Pada saat kita membentuk sebuah sistem manajerial yang baik maka dibutuhkan unsur-unsur manajemen didalam proses pembentukannya. 

Semua unsur-unsur tersebut saling melengkapi satu sama lain, bilamana ada salah satu unsur yang tidak ada dalam manajemen tersebut akan berimbas pada hasil akhir pencapaian pada suatu organisasi.

Berikut ini ada beberapa unsur-unsur manajemen yang berkaitan tersebut:

1. Manusia (Human)

Manusia adalah factor yang sangat menentukan dalam sebuah manajemen, pada praktiknya, manusia merupakan orang yang membuat tujuan dan melakukan proses dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dalam arti lain, proses kerja tidak akan terjadi bilamana tidak terdapat unsur manusia didalam proses tersebut.

2. Uang (Money)

Berbicara uang pasti hal yang sangat penting dalam proses manajemen karena uang merupakan unsur manajemen yang sangat berpengaruh karena hasil pencapaian dalam kegiatan dapat terukur dari seberapa banyaknya jumlah uang yang beredar di suatu perusahaan.

Unsur adalah unsur yang dapat dijadikan alat dalam proses pencapaian tujuan dengan hitungan secara rasional.

Dalam proses manajemen uang dipergunakan dalam perusahaan untuk biaya operasional, misalnya untuk pembayaran gaji karyawan, pembelian bahan dan perawatan peralatan dikantor, dan peralatan lainnya yang dibutuhkan oleh perusahaan.

3. Materials (Bahan)

Material adalah bahan yang sangat dibutuhkan dalam proses manajemen, Bahan bisa berupa bahan baku raw material (bahan setengah jadi) dan bahan yang sudah jadi. Pada intinya unsur bahan merupakan faktor penting dalam dunia bisnis karena untuk mencapai hasil yang maksimal dan baik diperlukan material yang baik pula.

4. Mesin (Machines)

Faktor lainnya ialah mesin, mesin merupakan alat yang dapat mempermudah pekerjaan yang sulit menjadi mudah dan tentunya mempercepat pengerjaan. Penggunaan mesin akan meningkatkan pencapaian atau hasil dan keuntungan dan membuat proses kerja menjadi efektif dan tentunya lebih efisien.

5. Metode (Methods)

Metode juga merupakan bagian penting dalam proses melaksanakan pengerjaan, pelaksanaan kerja dapat berjalan efektif dan efisien jika dilakukan dengan metode yang sangat tepat. Metode ini harus mempertimbangkan target seperti waktu,uang, fasilitas, dan kegiatan usaha tersebut.

Oleh karena itu, metode yang tepat dan bagus harus bisa dipahami oleh orang yang menjalankannya. Dengan sebutan lain, metode yang baik akan berjalan dengan baik jika manusia terlibat didalam metode tersebut.

6. Pasar (Market)

Pasar atau market merupakan proses pemasaran produk yang berhubungan dengan unsur manajemen dan memiliki pengaruh krusial bagi suatu perusahaan. Jika tidak ada pemasaran dalam proses manajemen maka produk tidak akan terjual.

Suatu bisnis yang kita bangun dan ingin menguasai pasar maka harus menawarkan produk yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Daya beli konsumen juga perlu diperhatikan. Itulah sebabnya proses pemasaran keterkaitan dengan kualitas barang yang akan diluncurkan ke pasaran.

Tujuan Manajemen Dalam Organisasi

Unsur-unsur manajemen


Dalam kamus organisasi tidak ada satupun organisasi dapat berjalan dengan baik dan sukes tanpa pengelolaan yang baik dan benar.

Maka dari itu berikut ini alasan utama pentingnya sebuah manajemen dalam organisasi:

1. Membantu Mencapai Tujuan Organisasi dan Personal (Pribadi)

Manajemen sebaiknya mengintegrasikan antara tujuan organisasi dengan tujuan personal agar tujuan organisasi dapat tercapai dengan apa yang sudah ditentukan sejak awal dan ini akan membuat tujuan tercapai secara efektif dan efisien.

Jika tujuan organisasi dan pribadi menjadi searah, maka proses dalam mencapai tujuan kedua belah pihak akan lebih mudah dan berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang telah ditentukan.

2. Organisasi Dapat Meningkatkan Efisiensi

Bagi seorang manajer upaya untuk meningkatkan produtivitas merupakan hal yang menjadi prioritas, serta upaya ini bertujuan untuk mengurangi biaya penggunaan sumber daya yang ada. Hal ini dilakukan bertujuan untuk mencapai efisiensi dan efektivitas proses kerja dalam suatu organisasi.

3. Menciptakan Keharmonisan Dalam Bekerja

Setiap organiasasi memiliki karyawan dengan latar belakang kehidupan yang berbeda-beda. Setiap individu mempunyai sikap dan kualitas kerja yang berbeda dan jika semua orang mengikuti gayanya masing-masing maka akan menimbulkan kekacauan.

Dengan arahan yang baik dan benar maka akan tercipta keharmonisan dan menjaga keseimbangan antara target, tujuan-tujuan, dan kegiatan, yang mungkin saling bertolak belakang dari pihak yang memiliki kepentingan dalam organiasasi.

Baca juga : Pengertian Kompetensi

4. Menciptakan Organisasi yang Dinamis

Organisasi wajib beradaptasi dengan lingkungan yang bersifat dinamis. Selain itu, manajer perlu membuat perubahan dalam organisasi untuk menyesuaikan dengan perubahan lingkungan. 

Manajemen yang efisien lebih mudah memotivasi setiap orang dalam organisasi untuk secara tidak langsung semua anggota turut melakukan perubahan menjadi lebih baik. Hal ini tentunya tidak hanya bermanfaat untuk organisasi akan tetapi juga meningkatkan nilai dan kinerja setiap individu didalam organisasi tersebut.

Kesimpulan

Setelah menjelaskan mengenai pengertian manajemen, tujuan, fungsi manajemen dalam organisasi, unsur-unsur manjemen, dan pentingnya manajemen dalam sebuah organisasi.

Dari penjelasan tersebut diatas dapat kita pahami bahwa ilmu tentang manajemen itu ternyata sangat luas dan untuk menerapkan manajemen dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya ada banyak, tetapi pada dasarnya kehidupan manusia tidak pernah lepas dari manajemen, mulai dari hal-hal kecil sampai dengan hal yang besar.

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan keilmuan Anda dalam manajemen baik itu kehidupan maupun dalam dunia bisnis. Dan jangan lupa share kepada setiap orang, bilamana ada pertanyaan silahakan tinggalkan pada kolom komentar.


Share

Belum ada Komentar untuk "√ Pengertian Lengkap Tentang Manajemen: Unsur, Fungsi dan Tujuan Manajemen dalam Organisasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel