√ Pengertian Manajemen Kinerja: Tujuan, Manfaat, dan Syarat-Syaratnya

Pengertian Manajemen Kinerja: Tujuan, Manfaat, dan Syarat-Syaratnya


Apa pengertian manajemen kinerja (performance management)? Untuk memahami istilah ini, kita harus mengetahui arti dari setiap kata, yaitu “manajemen” dan “kinerja”.

Secara sederhana, konsep manajemen adalah proses mengelola atau mengelola sesuatu. Dan kinerja didasarkan pada kuantitas atau kualitas prestasi atau pekerjaan yang dicapai.

Baca juga : Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Pengertian Manajemen Kinerja

Secara umum, konsep manajemen kinerja adalah kegiatan manajemen yang bertujuan untuk memastikan bahwa tujuan organisasi dicapai secara konsisten dalam berbagai cara yang efektif dan efisien.

Lainnya mendefinisikan manajemen kerja (MK) sebagai kegiatan untuk memastikan bahwa tujuan organisasi dicapai secara konsisten melalui proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan evaluasi kinerja perangkat organisasi.

Manajemen kinerja tidak hanya terkait dengan kinerja individu karyawan, tetapi juga terkait dengan kinerja suatu organisasi secara keseluruhan.

Baca juga : Pengertian Manajemen Biaya

Dengan sebutan lain, MK berkaitan erat dengan proses dan hasil kerja berdasarkan tujuan strategis organisasi, yaitu kepuasan pelanggan dan kontribusi terhadap perekonomian.

Manajemen Kinerja Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami apa itu manajemen kinerja, kita dapat merujuk pada pendapat para ahli berikut:

1. Robert Bacal

Menurut pendapat Bacal (1999), pengertian manajemen kinerja adalah Memahami bahwa manajemen kinerja adalah komunikasi berkelanjutan yang dilakukan atas kerjasama antara karyawan dengan atasan langsungnya. Proses ini mencakup kegiatan yang menetapkan harapan yang jelas dan pemahaman tentang pekerjaan yang harus dilakukan.

Baca juga : Pengertian Manajemen

2. Michael Armstrong

Menurut pendapat Armstrong (2004), performance management adalah pendekatan strategis dan komprehensif yang membawa kesuksesan berkelanjutan bagi organisasi dengan meningkatkan kinerja karyawan yang bekerja di organisasi dan mengembangkan kemampuan tim dan kontributor individu.

3. Sheila Costello

Menurut pendapat Costello (1994), performance management adalah fondasi dan kekuatan pendorong di balik semua keputusan organisasi, upaya kerja, dan alokasi sumber daya.

4. Gary Schwartz

Menurut pendapat Schwartz (1999), Manajemen kinerja adalah gaya manajemen, yang didasarkan pada komunikasi terbuka antara manajer dan karyawan tentang pencapaian tujuan, memberikan umpan balik dari manajer kepada karyawan, dan sebaliknya, dan evaluasi kinerja.

Baca juga : Pengertian Administrasi

5. Lloyd Baird

Menurut pendapat Baird (1986), Pengertian manajemen kinerja adalah suatu proses kerja yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Tujuan Manajemen Kinerja

Tujuan Manajemen Kinerja

Pada dasarnya, tujuan manajemen kinerja adalah untuk menciptakan lingkungan di mana setiap orang dapat melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas terbaik secara efektif dan efisien.

Tujuan manajemen kinerja dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

1. Tujuan Strategis

Sasaran strategis berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan pegawai sesuai dengan tujuan organisasi. Implementasi strategi memerlukan penjelasan tentang hasil yang ingin dicapai, perilaku, karakteristik karyawan yang dibutuhkan, pengembangan indikator pengukuran, dan sistem umpan balik untuk kinerja karyawan.

Baca juga : Pengertian Unsur-Unsur Administrasi

2. Tujuan Administratif

Untuk keputusan administratif, evaluasi, promosi, pemutusan hubungan kerja, dll, keperluan administrasi yang berkaitan dengan evaluasi pekerjaan.

3. Tujuan Perkembangan

Manajemen kinerja juga ditujukan untuk menumbuhkan kemampuan karyawan yang memiliki potensi di bidang pekerjaannya, melatih karyawan yang kinerjanya kurang baik, dan menempatkan karyawan pada posisi yang sesuai.

Selain itu, manajemen kinerja memiliki beberapa tujuan khusus, yaitu:

  • Terus meningkatkan kinerja.
  • Meningkatkan motivasi dan komitmen kerja karyawan.
  • Mengembangkan kemampuan karyawan, meningkatkan kepuasan kerja, dan mewujudkan potensi diri yang bermanfaat bagi individu dan perusahaan.
  • Meningkatkan orientasi kerja karyawan.
  • Mengembangkan interaksi yang terbuka dan konstruktif antara pekerja dan perusahaan.
  • Siapkan kerangka kerja untuk tujuan kerja yang disepakati.
  • Berikan perhatian khusus pada atribut dan kemampuan yang dibutuhkan.
  • Mempersiapkan penerapan standar pengukuran kinerja.
  • Menjadi dasar untuk penghargaan.
  • Otorisasi karyawan.
  • Mempertahankan karyawan yang memenuhi syarat.
  • Mendukung rencana manajemen mutu yang komprehensif.
  • Tunjukkan bagaimana karyawan saling menghormati.

Manfaat Manajemen Kinerja

Manfaat Manajemen Kinerja

Menurut pendapat Wibowo (2010), Manajemen (perfomance management) kinerja membawa manfaat bagi seluruh perusahaan, manajer, dan semua orang di organisasi. Ini penjelasannya;

1. Manfaat Bisnis 

  • Sebagai benchmark untuk menyelaraskan tujuan organisasi dengan tujuan tim dan individu untuk meningkatkan kinerja karyawan. 
  • Meningkatkan keterlibatan karyawan. 
  • Tingkatkan proses pelatihan dan pengembangan Anda. 
  • Meningkatkan keterampilan karyawan. 
  • Upaya perbaikan dan pengembangan secara terus menerus. 
  • Merupakan inisiatif yang menjadi dasar dari rencana karir karyawan. 
  • Dalam upaya mempertahankan karyawan yang berkualitas. 
  • Mendukung program untuk mengubah budaya serikat pekerja. 
  • Mendukung inisiatif layanan pelanggan dan kualitas global.

Baca juga : Pengertian Ekspetasi

2. Manfaat Bagi Manajer 

  • Membantu menentukan peringkat kinerja dan harapan perilaku. 
  • Meningkatkan kinerja tim dan pekerja individu. 
  • Menawarkan kesempatan untuk menghabiskan waktu berkualitas. 
  • Ini adalah upaya untuk memberikan kompensasi non-moneter kepada karyawan. 
  • Untuk membantu karyawan yang berkinerja buruk. 
  • Untuk pengembangan diri karyawan. 
  • Sebagai upaya pendukung kepemimpinan. 
  • Promosikan dan kembangkan semangat tim Anda. 
  • Upaya untuk menciptakan kerangka kerja untuk meninjau keterampilan dan tingkat kinerja.

Baca juga : Pengertian Manajemen Komunikasi

3. Manfaat Bagi Seluruh Pegawai

  • Informasi tentang peran dan tujuan karyawan. 
  • Mendorong dan mendukung kinerja karyawan. 
  • Mendukung kinerja dan pengembangan keterampilan karyawan. 
  • Kemungkinan memanfaatkan waktu berkualitas. 
  • Sebagai dasar objektivitas dan integritas dalam pengukuran kinerja. 
  • Bantu karyawan fokus pada tujuan, rencana peningkatan, dan cara melakukan sesuatu.

Persyaratan Manajemen Kinerja

Persyaratan Manajemen Kinerja

Ada banyak alat dan persyaratan untuk menerapkan manajemen kinerja. Alat-alat ini termasuk Manajemen Mutu ISO, Malcolm Baldrige (MBNQA), Lean Six Sigma, Balanced Scorecard (BSC), Six Sigma dan banyak lagi. 

Baca juga : Budaya Organisasi

Namun, apa pun alat yang Anda gunakan, penerapan manajemen kinerja Anda harus memenuhi persyaratan dasar berikut: 

  • Perusahaan harus memiliki strategi yang jelas untuk mencapai tujuannya. 
  • Perusahaan memiliki indikator kinerja utama yang dapat diukur, tujuan yang ingin dicapai, dan tenggat waktu yang jelas. 
  • Ada kontrak penegakan di mana tindakan penegakan ditetapkan dalam bentuk kesepakatan antara bawahan dan atasan. 
  • Ada siklus manajemen kinerja standar yang diikuti oleh semua bagian bisnis dalam bentuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi kinerja. 
  • Perusahaan memiliki rencana remunerasi dan sanksi yang konstruktif dan koheren. 
  • Tingkat tertinggi (manajemen puncak) memiliki komitmen yang kuat terhadap kepemimpinan dan perusahaan berhasil mencapai tujuannya. 
  • Kemampuan untuk mencapai kinerja bisnis yang lebih baik dengan menerapkan konsep manajemen berdasarkan “orang yang tepat di tempat yang tepat”.
Baca juga : Pengertian Manajemen Agribisnis

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa manajemen kinerja adalah alat manajemen bisnis yang membantu manajer memantau dan mengevaluasi pekerjaan karyawannya. Tujuan dari 

Performance Management adalah untuk menciptakan lingkungan di mana orang dapat melakukan pekerjaan dengan kualitas terbaik secara efektif dan efisien. Pada dasarnya, manajemen kinerja dapat berhasil jika semua orang dalam organisasi memainkan peran yang berdedikasi. 

Baca juga : Pengertian Manajemen Perubahan

Ini adalah deskripsi singkat tentang pngertian manajemen kinerja, tujuan, manfaat, dan kondisi tertentu. Semoga Anda menemukan artikel ini dan semoga bermanfaat.


Share

Belum ada Komentar untuk "√ Pengertian Manajemen Kinerja: Tujuan, Manfaat, dan Syarat-Syaratnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel